Dewan Yogyakarta Studi Banding Kelola Tanah Adat ke Aceh

522

BANDA ACEH – Rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan studi banding tentang pemanfaatan dan pengelolaan tanah Kesultanan dan Kadipaten atau lebih dikenal dengan sebutan tanah adat di Aceh.

Dewan Yogyakarta ini tergabung dalam Pansus BA 15 Tahun 2018, menggelar pertemuan dengan Pimpinan dan Anggota DPRA di ruang Serbaguna DPRA, Rabu siang  (11/4/2018).

Kunjungan tersebut disambut Pimpinan DPRA Drs Sulaiman Abda MSi, Ermiadi A Rahman ST, Drs H Jamaluddin T Muku MSi, Zaini Bakri. Turut hadir dari Katibul Wali Drs Syaiba Ibrahim dan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Dr Bustami Usman SH SAP MSi.

“Tujuan kunjungan kami ke Aceh untuk melakukan studi banding tentang masalah pengelolaan tanah Kesultanan dan Kadipaten yang ada di Aceh,” demikian antara lain pernyataan H Rendradi Supri Handoko SH M.Hum, Ketua Pansus saat pertemuan.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda mengatakan, mereka sudah memasukkan dalam Rancangan Qanun (Raqan) prioritas legislasi 2018 soal pengelolaan tanah adat di Aceh.