Tolak Pergub, Mahasiswa Aksi ke Kantor Dewan

85

Banda Aceh – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Syariat melakukan aksi damai di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rabu sore (18/4/2018).

Koordinator aksi Rizal Fahmi mengatakan, aksi ini menyingkapi Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayat, dimana prosesi hukuman cambuk dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP).

“Kami dari Aliansi Mahasiswa Peduli Syariat menolak kebijakan yang telah dibuat oleh Gubernur dan kami meminta Pergub itu dicabut”, jelasnya kepada wartawan selesai orasi di depan gedung Dewan itu.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membentangkan spanduk serta mengusung poster berisikan penolakan Pergub Nomor 5 Tahun 2018. Terlihat, aksi ini mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

“Tujuan pelaksanaan hukuman cambuk di tempat umum diantaranya memberi pelajaran kepada masyarakat agar tidak melanggar syariat Islam, tidak efektif jika dilakukan di LP, tidak ada efek jeranya” ujar Rizal Fahmi.

Dari gedung Dewan, Aliansi Mahasiswa Peduli Syariat yang tergabung dari beberapa kampus yang ada di Banda Aceh dan sekitarnya, melakukan longmarch ke kantor Gubernur Aceh untuk melakukan aksi yang serupa.