Wakil Walikota: Uqubat Cambuk Sesuai Teknis yang Ada

23

Banda Aceh –  Pemerintah Kota Banda Aceh, Jumat pagi (20/4/2018) mengeksekusi delapan terpidana pelanggar qanun nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayah di wilayah Kota Banda Aceh. Uqubat cambuk yang dilangsungkan di halaman Masjid Jami’, Lueng Bata, Banda Aceh.

Terkait dengan keluarnya Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Hukum Acara Jinayat, yang mengatur tempat pelaksanaan uqubat cambuk di Lembaga Pemasyarakatan (LP), Wakil Wali Kota Banda Aceh Drs H Zainal Arifin mengatakan belum bisa dilakukan karena belum ada turunannya seperti petunjuk teknis (juknis).

“Selain belum ada juknis , kita perlu meminta arahan dari ulama terkait peraturan ini, baru kemudian kita tindak lanjuti. Intinya kita tetap meminta petunjuk ulama dan juga berkomunikasi dengan Forkopimda,” ujarnya kepada wartawan.

“Informasi yang saya terima, teknis pelaksanaan cambuk di LP belum diatur. Jadi kita laksanakan sesuai teknis yang sudah ada,” jelasnya.